Rolex di tahun 2025 menjadi sorotan karena maraknya versi palsu yang tampil nyaris sempurna. Model superfake Rolex begitu canggih, bahkan tampak identik dengan aslinya. Banyak orang tergiur karena harganya lebih murah, padahal kualitas bahan dan mesinnya jauh di bawah standar. Pada akhirnya, menyebabkan kerugian finansial bagi pembeli.
Jam tangan Rolex palsu tidak hanya menipu pembeli, tetapi juga mengancam stabilitas pasar. Dikutip dari WWD, Quaid Walker, CEO dari marketplace jam tangan mewah Bezel, mengatakan peningkatan jumlah barang palsu bisa membuat konsumen kehilangan kepercayaan dan menurunkan nilai jam tangan Rolex asli di pasaran.
MSRP jam tangan Rolex menjadi indikator penting dalam menilai keaslian. Di tahun 2024, Bezel menolak 29% jam tangan yang diajukan untuk dijual kembali karena tidak lolos autentikasi. Hal tersebut menandakan pemalsuan jam tangan rolex semakin canggih sehingga harus dilakukan verifikasi yang ketat.
Baca juga: Harga Jam Rolex Naik Lagi di Pertengahan 2025? Ini Fakta dan Penjelasannya!
Pasar jam tangan mewah global juga terdampak oleh e-commerce. Ledakan toko online memudahkan askes, tapi juga membuka jalan bagi penyebaran produk palsu. Data dari U.S. Customs and Border Protection menyebutkan konsumen AS membelanjakan lebih dari USD 100 miliar per tahun untuk produk yang melanggar hak kekayaan intelektual. Pada tahun 2024, sebanyak USD 1,4 M dalam bentuk jam tangan palsu berhasil disita.
Superfake Rolex merusak reputasi brand sekaligus mendukung industri gelap. LaFonda D. Sutton-Burke, salah seorang dari Chicago Field Office, mengatakan distribusi barang palsu merugikan konsumen, mematikan lapangan kerja, dan menghilangkan pendapatan pajak negara.
Lalu, bagaimana membedakan Rolex asli dan Superfake Rolex?
Cara membedakan Rolex asli harus menjadi pengetahuan wajib bagi para kolektor dan pembeli pemula. Disarankan hanya membeli dari retailer resmi dan waspada terhadap harga yang terlalu murah.
Nomor referensi Rolex adalah aspek krusial yang wajib diperiksa. Dikutip dari WWD, Walker mengatakan detail seperti dial, bezel, hands, case back, bracelet, dan caliber harus sesuai dengan referensi dan periode produksi. Bahkan jenis huruf dan bahan luminescent bisa mengungkap apakah jam tersebut asli atau tidak.
Pemeriksaan Rolex asli tidak berhenti di tampilan luar saja. Keaslian dial, kondisi gelang/strap, bentuk casing, dan apakah mesin jam telah direstorasi berlebih. Pemeriksaan tersebut mencari konsistensi dalam seluruh elemen fisik jam tangan Rolex.
Teknologi verifikasi jam tangan menjadi senjata utama melawan superclone. Bezel menggunakan blacklight, Geiger counter, dan database berisi ratusan ribu gambar Rolex asli untuk mencocokkan detail ukiran pada casing dan bracelet.
Baca juga: Tampil Kelas Sultan Ala Hotman Paris dengan Rolex Yacht-Master All Gold
Jam tangan Rolex 2025 adalah simbol status dan investasi jangka panjang. Di tengah maraknya pemalsuan, kehati-hatian adalah kunci. Selalu beli dari sumber terpercaya dan pastikan mengetahui ciri khas jam Rolex asli sebelum mengeluarkan uang ratusan juta rupiah.
Leave a comment