KOLABORASI TERBARU HUBLOT DAN DESIGNER SAMUEL ROSS

Samuel Ross adalah salah satu sosok yang langsung memberikan dampak. Ia bertemu dengan Hublot pada tahun 2019 ketika ia dianugerahi Hublot Design Prize.

Pendekatannya yang kreatif bersifat estetis dan fungsional, desainnya memiliki tujuan. Ia menciptakan objek yang sederhana namun mencolok. Kariernya sangat unik, dan kenaikannya sangat cepat; kreasinya tidak bergantung pada bidang atau media tertentu, dengan kreativitasnya melintasi semua disiplin. Kami berbagi ketertarikan yang sama terhadap material, teknik, dan inovasi. Seperti halnya semua teman dan duta merek, Samuel membantu kami mendefinisikan Hublot dari sudut pandang yang berbeda.

Ekspresi berubah, tetapi semangat di baliknya tidak|

Hublot kembali berkolaborasi dengan fashion designer sekaligus seniman asal Inggris, Samuel Ross. Kali ini, mereka mendesain Bigbang Tourbillon dengan material karbon dengan pola honeycomb atau sarang lebah di sekelilingnya. Tampilan skeleton dial-nya tampak gagah dengan memperlihatkan mekanisme movement yang rumit. Penasaran dengan detail desain dan spesifikasinya? Yuk, simak informasi selengkapnya berikut ini!


Jam tangan ini memiliki case berdiameter 44 mm dan ketebalan 13,75 mm yang terbuat dari karbon berlapis frosted gray. Lalu case ini memiliki desain pola sarang lebah di sekelilingnya, dengan elemen heksagonal berongga yang meluas hingga bagian lugs dan movement. Penggunaan material karbon diklaim mengurangi berat hingga 50% dari material biasanya. Lalu terdapat bezel dari titanium yang menampilkan dua sentuhan akhir, yaitu satin finish pada bagian atas dan shiny microblasted pada bagian sampingnya. Case ini juga tahan air hingga 30 meter yang aman saat terkena percikan air. 

Desain Strap


Hublot Big Bang Tourbillon Carbon SR_A By Samuel Ross didesain dengan skeleton dial dengan tourbillon pada posisi pukul 6 yang memperlihatkan mekanisme movement yang rumit. Bagian hands dan marker dibuat dalam dua warna, yaitu biru tua dan putih yang sudah dilapisi dengan Super-LumiNova untuk menambah visibilitas di tempat minim cahaya. Lalu dial ini dilindungi oleh sapphire crystal.

Movement dan Caseback Hublot Big Bang Tourbillon Carbon SR_A By Samuel Ross

Hublot Big Bang Tourbillon Carbon SR_A By Samuel Ross menggunakan movement automatic chronograph skeleton buatan Hublot sendiri, yaitu calibre HUB6035 yang terlihat pada dial dan caseback. Lalu movement ini dapat berdetak sebanyak 21.600 vph, punya 26 jewels, serta 264 komponen yang menghasilkan cadangan daya hingga 72 jam.  

Bagian caseback-nya memakai mekanisme screw on dengan 6 sekrup dan bagian tengahnya memakai jaring-jaring pola sarang lebah transparan yang sama seperti case-nya. Seperti terlihat pada caseback, jam tangan diproduksi secara limited edition yaitu  hanya ada 50 unit di seluruh dunia.

Kabarnya, Hublot Big Bang Tourbillon Carbon SR_A By Samuel Ross dijual seharga US$143.000 atau sekitar Rp2,2 miliar. Karena kuantitasnya yang terbatas dan harganya cukup tinggi, membuat jam tangan ini akan sulit didapatkan. Tapi tenang, kamu dapat temukan


Comments

0 Comments Add comment

Leave a comment